Pages

Labels

Tampilkan postingan dengan label Holiday. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Holiday. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 September 2015

Eksotisme Pantai Santolo - Kab. Garut

Liburan ke Pantai Santolo di Kab. Garut merupakan Liburan yang tidak dapat dilupakan, selain bersama Doi, juga perjalanan yang kami rasakan sangatlah melelahkan tetapi semua terbayar ketika sampai di Pantai Santolo yang indah itu.

Sunset Pantai Santolo

Pantai Santolo adalah pantai di Desa Mancagahar, Kec. Pameungpeuk, Kab. Garut, yang merupakan garis pantai laut selatan, dan katanya langsung mengarah lepas ke samudra hindia.

 Akses ke pantai santolo cukup berliku, mulai dari melewati pegunungan, kebun teh, juga jalan kecil diantara tebing, tapi pemandangan pegunungan yang ditawarkan sungguh menakjubkan. Pantai Santolo dapat di tempuh dengan Kendaraan Umum, maupun pribadi, kebetulan saya menggunakan motor saat mengunjungi pantai santolo ini, perjalanan yang cukup melelahkan, karena memakan waktu 5 jam, 2 jam perjalanan dari Bandung - Garut Kota, Sedangkan dari Garut Kota - Pantai Santolo 3 jam.

Jalan Garut - Santolo

Untuk Fasilitas di pantai santolo banyak terdapat restauran yang merangkap penginapan dengan berbagai macam harga, mulai dari 150 - 350 atau lebih, saya kurang info untuk harga - harga penginapan disini. Pada post selanjutnya saya akan post tentang review penginapan yang saya tempati kala mengunjungi Santolo.

Pantai Santolo merupakan pantai yang indah pantai dengan Pasir Putih dengan ombak yang tidak terlalu besar, tetapi untuk segi kebersihan sangat kurang, bahkan di pinggir pantai pun masih banyak terdapat sampah yang mengganggu mata.

Selain pantai disini juga terdapat Pulau Santolo, dengan menyebrang menggunakan perahu nelayan, sebesar 2000 rupiah, Spot yang paling bagus untuk hunting foto, disini terdapat batu - batu karang yang indah dan apalagi ketika sunset, sungguh sanset disini sangat lah indah.

Menuju Pulau Santolo by Perahu 


Selamat Datang

Pemandangan Indah di Pulau Santolo dengan Bebatuan Karang Indah

Selain itu, dari pantai santolo ini terdapat akses menuju Pantai Sayangheulang dengan Jembatan Tua yang mungkin sudah rapuh dan tidak layak, selain itu juga dapat menyusuri pinggir pantai Pulau Santolo, walaupun hanya bisa dilewati pada siang hari, ketika laut surut, karena ketika sore hari dan laut pasang akses menuju Pantai Sayangheulang tersebut tertutup oleh air pasang, jadi ketika kami kembali ke pantai Santolo harus menyewa perahu nelayan sekitar karena jalan tertutup air.. hehe

 Jembatan Tua yang menghubungkan Pulau Santolo - Pantai Sayangheulang

Selain itu juga disana terdapat Cilauteureun, yaitu air laut yang mengarah kedaratan menambah keindahan pantai ini.
 Cilauteureun

Juga terdapat Jembatan tua di Pulau Santolo sebagai spot cantik untuk pengambilan foto

Jembatan di Pulau Santolo

Saran dari saya ketika mengunjungi Pantai Santolo lebih baik ketika musim panas, karena sangat disayangkan ketika mengunjungi Pantai Santolo tanpa menikmati eksotisnya sunset Pantai Santolo.

Melompat lebih tinggi.. hehe

Togetherness @Santolo Island




Minggu, 11 November 2012

Sekilas tentang Kebun Teh Cipasung

Sungguh di sesalkan bila sebagai orang Majalengka, tidak pernah berkunjung ke Kebun Teh Cipasung yang berada di daerah Majalengka. Kebun Teh Cipasung adalah sebuah objek wisata di daerah Majalengka yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tasik, Terletak di Desa Cipasung Kecamatan Lemahsugih yang memiliki luas +58 Ha yang dikelola oleh Koperasi Buana Mukti, dengan jarak tempuh +59 Km dari pusat Kota Majalengka . Kebun Teh Cipasung memiliki keindahan alam yang menarik di bandingkan objek wisata yang lainnya yang ada di Kabupaten Majalengka maupun di luar Kabupaten Majalengka. Namun, di samping itu Akses menuju lokasi wisata tersebut kurang baik karena belum adanya angkutan umum. Lebih di sarankan bagi punjungi kebun teh Cipasung menggunakan kendaraan roda dua, karena bila menggunakan kendaraan roda empat akan sedikit mengalami kesulitan, tak lepas dari medan yang masih alami, naik, turun dan terjal. Tetapi semua kesulitan itu dapat tergantikan ketika kita sampai di kebun teh Cipasung dengan menyaksikan keindahan kebun teh dan suasana yang sangat sejuk, juga bila kita beruntung, kita akan dapat menyaksikan pemandangan para petani teh yang sedang asyik memetik teh, fasilitas yang terdapat di objek wisata ini adalah warung – warung kecil yang biasanya digunakan para pengunjung untuk menitipkan kendaraannya, dan melanjutkan perjalanan mengitari kebun teh Cipasung dengan berjalan kaki sambil menikmati pemandangan indah di sekitar kebun teh. Pengunjung akan lebih banyak ketika hari libur yang mencapai 50-100 orang per harinya. Sedangkan untuk tiket ke lokasi wisata ini yaitu Rp.3.500,-/orang. Tak sempurna jika kita melewatkan untuk tidak merasakan kesejukan dan keindahan yang di tawari oleh Kebun Teh Cipasung.

Sabtu, 10 November 2012

Sekilas Tentang Curug Ciputri

Penat dengan suasana yang panas di kota anda, tidak ada salahnya bila mencari alternatif liburan ke  Curug Ciputri. Curug Ciputri adalah salah satu curug di daerah kuningan yang terkenal dan memiliki suasana yang sangat indah, Curug Ciputri terletak di Dusun Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Propinsi Jawa Barat. Curug Ciputri memiliki ketinggian 20 meter dan berasal dari mata air dalam hutan Gunung Ciremai. Disana pula terdapat Bumi Perkemahan Palutungan yang sering digunakan berbagai aktifitas oleh berbagai sekolah maupun aktifitas keluarga.

Nama Curug Putri sendiri berasal dari legenda tempat tersebut sebagai tempat pemandian para putri dari Kahyangan, tempat para bidadari turun ke Bumi. Apabila ada hujan gerimis dan matahari bersinar maka dari Curug Putri ini dapat melihat Pelangi/ Katumbiri dan masyarakat meyakini bahwa ketika pelangi muncul artinya para dewi yang cantik jelita dari kahyangan sedang turun ke bumi.

Curug Ciputri berjarak kurang lebih 9 Km dari kota Kuningan ke arah barat dengan waktu tempuh sekitar 15 menit berkendara.  Sedangkan bila dari obyek Bumi Perkemahan Palutungan letaknya ke arah timur kurang lebih  500 m.

Jalan menuju ke Curug Ciputri Landung sejalan dengan ke Gua Maria di Totombok, Cisantana.  Bila dari arah kota Cirebon terlebih dahulu melewati kota Kuningan lalu menuju ke kecamatan Cigugur.  Kondisi jalan tersebut cukup mulus, dan dapat dilalui berbagai kendaraan, akan tetapi sempit dan berkelok- kelok.  Jarak dari Gua Maria ke Curug ini cukup dekat tinggal beberapa kilometer lagi ke area parkiran.  Dari lokasi parkir dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 50 meteran ke lokasi curug berada.
Untuk menuju kesana dari area buper kita harus melalui jalan setapak dari tanah yang masih alami yang menurun dan berundak-undak dengan berbagai tumbuhan di kiri kanannya. Suasana sejuk dan dingin telah terasa begitu kita menapaki jalan setapak tersebut, gemericik suara air terjun pun sudah terdengar mengiringi langkah kita.

Curug yang hanya setinggi 20 meter ini terdapat pada lembah yang tak begitu luas. Disana kita dapat menyaksikan indahnya air terjun yang dikelilingi oleh tebing-tebing yang menghijau karena ditumbuhi semak-semak. Di bawah air terjun Curug Ciputri, terbentuk genangan air jernih mirip kolam yang tidak terlalu luas, dalamnya pun hanya sekitar 30 cm saja, dengan dihiasi bebatuan di dasarnya dan juga terdapat beberapa batu besar yang telah berlumut, sehingga menambah indah suasana di Curug Ciputri.

Curug Ciputri ramai di kunjungi pada hari minggu atau musim libur tiba, tak terkecuali bagi mereka yang hanya ingin mengunjungi Curug Ciputri atau berkemah di Buper Palutungan.

Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Palutungan tanpa berpose di Curug Ciputri, karena itu jika kondisi sedang ramai, para pengunjung rela bergantian untuk mendapatkan foto dengan latar belakang air terjun.

Tapi bagi yang bermaksud mencari ketenangan dari penatnya suasana kota, suasana dan kesejukan di Curug Ciputri ini sangat mendukung. Dan bila kita pergi ke Curug Ciputri lebih pagi atau selain pada hari libur, kita akan benar – benar merasakan ketenangan dan terbawa oleh suasana di sana, karena di saat - saat seperti itu selain suara kita, yang terdengar adalah suara gemericik air terjun yang menyejukkan hati.